Gua Bawah Air Kaebiri
Batugamping kristalin merupakan batuan karbonat yang memiliki warna dominan putih hingga abu-abu. Warna tersebut menunjukkan kandungan mineral kalsit yang cukup tinggi dan tingkat kemurnian batuan yang relatif baik. Pada permukaan segar, batuan ini memperlihatkan kilap seperti kaca akibat pantulan cahaya dari kristal-kristal kalsit yang tersusun rapat. Tekstur kristalin menandakan bahwa mineral penyusun batuan telah mengalami proses rekristalisasi, sehingga butiran asli batuan sulit dikenali dan berubah menjadi massa kristal yang saling mengunci.
Salah satu ciri penting batugamping kristalin adalah mudah bereaksi dengan asam, terutama asam klorida (HCl). Reaksi ini ditandai dengan munculnya gelembung karbon dioksida yang menunjukkan keberadaan mineral karbonat, khususnya kalsit. Sifat tersebut menjadi indikator utama dalam identifikasi batuan karbonat di lapangan maupun laboratorium. Reaksi asam juga menandakan bahwa batuan memiliki kandungan CaCO₃ tinggi yang terbentuk dari proses sedimentasi organisme laut atau pengendapan kimia karbonat.
Pada batuan ini dijumpai struktur Vuggy Porosity, yaitu rongga-rongga tidak beraturan yang tersebar di dalam massa batuan dengan ukuran sekitar 0,2–3 mm. Rongga tersebut terbentuk akibat proses pelarutan mineral karbonat selama tahap diagenesis, yaitu proses perubahan batuan setelah pengendapan. Air yang mengandung larutan asam lemah melarutkan sebagian mineral karbonat sehingga meninggalkan ruang kosong di dalam batuan. Kehadiran rongga ini menunjukkan bahwa batuan pernah mengalami sirkulasi fluida yang cukup intens di bawah permukaan.
Keberadaan Vuggy Porosity memiliki peranan penting terhadap sifat fisik batuan, terutama dalam meningkatkan porositas dan kemampuan menyimpan fluida seperti air tanah atau hidrokarbon. Semakin banyak rongga yang terbentuk, maka semakin besar pula ruang penyimpanan di dalam batuan. Oleh karena itu, batugamping kristalin dengan struktur vuggy sering menjadi objek penting dalam kajian geologi, hidrogeologi, maupun eksplorasi sumber daya alam.


