Sesar Bulu’ Bellang

Ummul Haerah   |   May 13, 2026   |   Warisan Geologi
- 12345.5678, 121º 12’ 50” BT – 121º 28’ 24” BT.
Koordinat
220 M
Luas Area
Desa Balantang, Kec. Kecamatan Malili
Lokasi
Kawasan Pengembangan Geopark Matano
Status

Gambaran Umum

Sesar Bulu’ Bellang merupakan salah satu situs geologi yang berada di Desa Balantang, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Kawasan ini menjadi bagian penting dalam sistem struktur geologi Luwu Timur yang dikenal memiliki aktivitas tektonik cukup kompleks akibat pengaruh pergerakan kerak bumi di Sulawesi bagian timur. Berdasarkan data geologi daerah, wilayah Luwu Timur dipengaruhi oleh dua struktur besar, yaitu Sesar Matano dan sistem tektonik Sulawesi Timur yang membentuk banyak rekahan dan patahan batuan di kawasan Malili dan sekitarnya.

Proses Terbentuknya Sesar

Secara geologi, sesar adalah rekahan besar pada batuan yang mengalami pergeseran akibat tekanan atau gaya tektonik dari dalam bumi. Pada kawasan Bulu’ Bellang ditemukan struktur patahan berupa normal fault atau sesar turun yang terbentuk akibat gaya tarikan pada kerak bumi. Aktivitas tersebut menyebabkan blok batuan bergerak turun sehingga membentuk tebing patahan yang masih dapat diamati hingga sekarang. Di lokasi ini terlihat bidang sesar dengan arah struktur N 135°E/66° serta dinding batuan yang memiliki tinggi sekitar 11 meter dan panjang kurang lebih 20 meter.

Sejarah Geologi Kawasan Luwu Timur

Pembentukan Sesar Bulu’ Bellang berkaitan erat dengan sejarah geologi Pulau Sulawesi yang merupakan daerah pertemuan beberapa lempeng tektonik besar, yaitu Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik. Tumbukan dan pergeseran lempeng tersebut menyebabkan wilayah Sulawesi mengalami deformasi batuan yang sangat intens sejak jutaan tahun lalu. Di Luwu Timur, proses ini menghasilkan berbagai struktur geologi seperti lipatan, kekar, dan sesar yang tersebar di kawasan Malili, Towuti, hingga Nuha. Aktivitas tektonik tersebut juga mempengaruhi pembentukan pegunungan, lembah, dan cekungan yang ada saat ini.

Sesar Bulu’ Bellang memiliki nilai ilmiah penting karena menunjukkan bukti aktivitas tektonik berupa bidang patahan, rekahan batuan, dan goresan sesar yang menjadi indikator pergeseran batuan di masa lampau. Struktur ini menjadi lokasi pembelajaran geologi mengenai dinamika kerak bumi dan perkembangan bentang alam Sulawesi Timur. Keunikannya menjadikan kawasan ini bagian dari potensi geoheritage dan geowisata di kawasan Geopark Matano. Selain bernilai edukasi, Sesar Bulu’ Bellang juga memiliki panorama alam perbukitan khas Malili yang masih alami sehingga berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis konservasi dan pendidikan kebumian.

Aksesibilitas

Lokasi dapat dicapai melalui jalur darat dari Kota Malili sekitar 20–30 menit lewat jalan poros Malili–Sorowako. Akses utama sudah beraspal, kemudian dilanjutkan melalui jalan desa dan jalur setapak menuju singkapan sesar.